MENEGAKKAN MORAL DAN ETIKA BANGSA MELALUI PENDIDIKAN EMPAT PILAR KEHIDUPAN BERBANGSA

2026-08-05 Dibaca : 154

                    Oleh :  Dra.Hj. Soemientarsi Muntoro, MSi

Tidak dapat dipungkiri bahwa saat ini telah terjadi  dekadensi moral  dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Budaya globalisasi telah menghanyutkan nilai-nilai luhur yang terkandung dalam falsafah Pancasila. Hal ini ditandai oleh menurunnya sikap, perilaku dan   ketaatan pada nilai-nilai dan  norma etika bangsa. Budaya globalisasi telah   melahirkan kapitalisasi kehidupan dan moneterisasi moral yang sangat    merusak  kehidupan bangsa.

Dalam kapitalisasi kehidupan dan moneterisasi  moral, uang telah   menjadi inti kehidupan. Uang yang  merupakan kreasi budaya ciptaan manusia ternyata  berpotensi merusak manusia . Manusia terpenjara dalam lingkaran besi yang disebut uang, tanpa mampu melepaskan diri. The love of money  membuat orang rela diperkosa uang dan logika masyarakat bergerak ke arah logika dagang. Orang berpikir sangat pragmatis, tidak lagi bersembunyi di balik basa basi dan idelalisme kemanusiaan.

Dalam kondisi ini lahir generasi gaul, generasi konsumtif, generasi foya-foya. Mereka  menemukan identitas dirinya lewat  benda-benda konsumtif.  Mereka tidak mau menghabiskan waktu diperpustakaan yang menjanjikan pencerahan di masa depan dan tidak mau melatih diri dengan berbagai ketrampilan. 

Kondisi ini hendaknya menyentakkan kesadaran kita semua. Menegakkan etika bangsa sudah perlu   dijadikan perhatian serius oleh seluruh komponen masyarakat. Kita  semua   bertanggungjawab terhadap masa depan  bangsa dan kita harus  menyelamatkan generasi muda . Kerusakan budaya membutuhkan waktu yang panjang untuk memperbaikinya dan kerusakan moral dan etika akan membuat    bangsa ini menjadi bangsa  yang tidak  bermartabat dan   berharkat. 

 

Untuk menyelamatkan generasi muda, hal  yang perlu dilakukan segera adalah   pendidikan karakter bangsa dan  membentuk ketahanan pribadi serta memperbaiki   etika dan moral bangsa  dikalangan anak-anak  muda. Hal ini tentu digarap melalui  pendidikan. Perlu dilakukan  pendidikan karakter di sekolah-sekolah yang  merupakan  upaya membangun karakter bangsa (national character building ) yang secara implisit dituangkan dalam pasal-pasal konstitusi kita. Melalui pendidikan karakter ini diharapkan dapat ditegakkan kembali   sendi-sendi kehidupan dengan nilai kebangsaan dan patriotisme, yang telah ditanamkan “founding fathers” kita,  dan  telah  dirumuskan oleh MPRRI sebagai empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara yaitu: Pancasila, UUD 45, Bineka Tunggal Ika dan NKRI. 

Dibalik itu semua, ada hal penting yang sangat perlu dilakukan yaitu    keteladanan kepemimpinan. Dalam menyelenggarakan berbagai aspek kehidupan bangsa , aspek kepemimpinan memiliki posisi yang amat strategis. Pemimpin (tokoh – tokoh) yang dipandang mampu memberi teladan etika dan moral sangat  dibutuhkan untuk membimbing para warganya/masyarakat mencapai tujuan (cita-cita) serta aspirasi yang diperjuangkan.


Nama :
Email / Website :
Komentar