Antara Osteoporosis dan Osteoarthritis
Mungkin ditelinga kita sudah tak lagi asing dengan istilah osteoporosis. Ya, penyakit yang juga dikenal dengan nama penyakit tulang kropos memang cukup populer di dunia kesehatan dewasa ini. Selain karena jumlah penderita osteoporis tinggi, penyakit tulang satu ini juga sangat mengganggu. Masih berkaitan dengan penyakit tulang, sering kali kita juga mendengar istilah osteoarthritis. Berbeda dengan osteporosis yang menyerang tulang, osteoarthritis lebih menyerang pada sendi. Seseorang yang terkena penyakit ini biasanya akan merasakan sakit sendi yang luar biasa? Lalu apa bedanya dengan osteoarthritis? Mari kita bahas secara singkat perbedaan antara osteporosis dan osteoarthritis. Semoga dengan pembahasan singkat ini pemahaman kita menjadi lebih baik tentangdua penyakit ini sehingga kita bisa melakukan pencegahan dan pengobatan yang tepat
Osteoporosis adalah penyakit tulang yang mempunyai sifat-sifat khas berupa masa tulang yang rendah disertai penurunan kualitas jaringan tukang yang menimbulkan kerapuhan tulang. Osteoporosis ini menyerang wanita pasca menopouse dan pria usia lanjut terutama mereka yang memiliki intake kalsium yang kurang,perokok,pengguna kopi-alkohol berlebih dan orang yang kurang olah raga. Pengobatan osteoporosis adalah dengan mengkonsumsi kalsium, vitamin D,obat-obatan (bisphosphonates,calcitomin, dan estrogen) dan olah raga teratur.
Adapun Osteoarthritis (OA) dikenal juga sebagai penyakit arthritis degeneratif. Penyakit degenaratif sendi ini adalah kondisi dimana sendi terasa nyeri akibat peradangan yang timbul karena gesekan-gesekan ujung-ujung tulang penyusun sendi. Osteoarthritis adalah penyebab paling umum nyeri sendi, terutama pada usia lebih dari 60 tahun. Hal ini berhubungan dengan proses penuan/degeneratif pada sendi.
Faktor resiko Osteoarthritis meliputi infeksi sendi, trauma (patah tulang pada sendi), berat badan berlebih, penyakit metabolisme (asam urat). Pengobatan Osteoarthritis bisa dilakukan dengan cara antara lain : konservatif (obat fisioterapi, injeksi cairan sendi,mengurangi berat badan, pakai tongkat/penopang sendi), operatif (pembersihan sendi, ganti sendi)
Sumber : Majalah El Fata edisi 07 volume 2010