Tak disangka, tanaman yang banyak tumbuh secara liar ini punya manfaat penting bagi kesehatan manusia. Tempuyung yang punya nama lain Sonchus arvensis, ternyata ampuh mengatasi penyakit batu ginjal. Hanya khusus untuk batu ginjal saja? Tidak, penyakit asam urat pun bisa
Kelebihan asam urat dalam darah memang akan menjadi problem tersendiri. Karena akan menyebabkan pengkristalan pada persendian dan pembuluh kapiler darah, terlebih pada bagian yang dekat dengan persendian. Tahu akibatnya? Bila persendian digerakkan akan terjadi gesekan kristal-kristal tersebut sehingga menimbulkan rasa nyeri. Demikian juga bila kristal-kristal mengendap di pembuluh kapiler darah. Bila kita bergerak, kristal-kristal asam urat akan tertekan ke dinding pembuluh darah kapiler, sehingga ujung kristal yang runcing menusuk dinding pembuluh darah kapiler. Oleh karena itu timbullah rasa nyeri.
Penanggulangan atau pencegahan secara medik terhadap rasa nyeri pada persendian atau
rematik ini belum begitu banyak dilakukan, karena tidak ada obat-obatan yang dapat mengurangi kadar asam urat yang berlebihan dalam darah. Secara medik diusahakan untuk mengurangi rasa nyerinya dengan pemberian obat analgetika (penghilangkan rasa sakit atau nyeri) atau memberikan analgesika (obat gosok) untuk mengurangi sakit pada bagian yang nyeri. Kadang-kadang diberikan diuretik untuk memperbanyak keluarnya cairan dalam tubuh dengan harapan sebagian asam urat tersebut akan keluar bersama cairan tersebut. Tetapi cara terakhir tidak banyak membantu.
Berdasarkan mekanisme diatas, beberapa tumbuhan obat asli Indonesia (OAI), berdasarkan kandungan kimianya, mempunyai indikasi untuk mengatasi asam urat tersebut. Tumbuhan OAI itu mempunyai kandungan senyawa flavonoida yang cukup tinggi, aman digunakan serta mudah diperoleh untuk pencegahan pembentukan asam urat dalam tubuh. Nah, di antara tumbuhan yang dimaksud adalah tempuyung.
Bagaimana Khasiat Tempuyung untuk batu ginjal?
Ini semua tak lepas dari daun tempuyung yang diketahui mengandung zat kalium berkadar cukup tinggi. Kehadiran kalium dari daun tempuyung inilah yang membuat batu ginjal berupa kalsium karbonat tercerai berai. Karena kalium akan menyingkirkan kalsium untuk bergabung dengan senyawa karbonat, oksalat, atau urat yang merupakan pembentuk batu ginjal. Endapan batu ginjal itu akhirnya larut dan hanyut keluar bersama urine. Batu ginjal pun tersingkir dengan sederhana. Meski demikian, mencegah penyakit tentu lebih baik daripada mengobatinya. Cara termudah untuk mencegah batu ginjal adalah dengan mengonsumsi air yang cukup banyak. Harapannya, garam-garam pembentuk batu ginjal bisa terencerkan dan tidak terjadi pengendapan. Kalau pun sudah terbentuk dengan ukuran renik, garam tersebut bisa terbawa keluar bersama air seni.
Kami Tawarkan Solusi Praktisnya...
Isi : 60 kapsul
Komposisi : Daun Tempuyung
Izin : POM TR. 103 316 961Sertifikat Halal MUI : 163 607 2001
Khasiat :
- Penyakit Kandung Kencing & Empedu berbatu
- Hipertensi
- Kencing batu
Aturan Pakai : 2 x 2 kapsul/hari