Peresmian di lakukan di Kantor Pusat Dewan Pengurus Pusat Partai HANURA dan segenap jajaran pimpinan Partai HANURA dalam menyongsong pemilu 2014 dengan meluncurkan media komunitas dan Komunikasi Website DPP dan Majalah HANURA " Suara Hati Nurani "
| Read More... |
Soemientarsi Muntoro yang biasa dipanggil ibu Mien adalah pribadi yang tegas, berwibawa, penuh kasih dan memiliki ikatan emosional yang kuat dengan sahabat dan teman-temannya. Dia adalah seorang ibu yang ulet dan kreatif serta memiliki ketahanan pribadi yang mengagumkan. Dia memiliki semangat juang yang sangat tinggi dan tak pernah kenal menyerah.
Sosok yang terlahir 27 Agustus 1947 di Mojokerto ini, adalah anak ke tiga dari sembilan bersaudara. Putri Jawa yang lahir dari seorang ayah, R.M. Slamet Sastrosuwiryo yang berkarir sebagai Jaksa dan ibu RA. Mien Sumirah Abunawas Kertosastro, tokoh pergerakan Wanita Budi Otomo, menjalankan pendidikan dari Sekolah Dasar hingga SMA di tanah kelahirannya Mojokerto . Soemientarsi menamatkan pendidikannya pada SMA Negeri I Mojokerto, jurusan IPA pada tahun 1967 dan kemudian melanjutkan studi program S1 di Jurusan ilmu politik dan memulai karir pada tahun 1986 sebagai PNS di Direktorat Sospol DKI yang sekarang bernama Badan Kesatuan Bangsa ( KESBANG). Pada tahun 1989 mendapat tugas belajar pada program S2 Kajian Strategi Ketahanan Nasional di UI dan menyelesaikannya pada tahun 1994.
| Read More... |
Dra. Hj. Soemientarsih Muntoro MSi mewakili Komisi VIII DPR RI sebagai Pembicara dalam acara International Trainning for Auditor of Halal Certification Bodies yang diselenggarakan oleh LPPOM MUI pada tanggal 16 Juni 2011 bertempat di IPB Bogor. Acara ini diikuti oleh Auditor dari lembaga sertifikasi halal dari berbagai negara antara lain Amerika Serikat, China, Asia dan lain-lain.
Dalam kesempatan itu, Soemientarsih mengatakan bahwa dengan kemajuan teknologi saat ini, perkembangan produk makanan/minuman, obat dan kosmetik produk sangat pesat. Berbagai produk tersebut banyak tidak aman lagi dikonsumsi oleh masyarakat Islam, karena tidak terjamin kehalalannya. Oleh karena itu, Komisi VIII menginisiasi RUU Jaminan Produk Halal yang sekarang draft sudah selesai dan sedang dilakukan harmonisasi dan sinkronisasi .
| Read More... |
Perempuan Parlemen yang tergabung dalam KPPRI (Kaukus Perempuan Parlemen Republik Indonesia) berjuang mewujudkan anggaran yang reponsif gender dalam pembangunan nasional. Hal ini berangkat dari kesadaran bahwa Perempuan di Parlemen harus keras menyuarakan kepentingan politik Perempuan dalam rangka mewujudkan keadilan dan kesetaraan gender.
Walupun di lingkungan pemerintah maupun swasta, telah ada perempuan yang telah berhasil menduduki jabatan tinggi, tetapi sebagian besar dari perempuan lebih banyak yang buta huruf dan lebih banyak yang menjadi buruh dan pembantu rumah tangga. Kesempatan yang diberikan di bidang pendidikan dan peluang untuk menduduki jabatan eksekutif dan legislatif pada umumnya baru dinikmati oleh segelintir perempuan saja, masih sangat sedikit dibandingkan dengan kaum laki-laki.
| Read More... |
Dalam UUD 1945 pasal 27 ayat (2) digariskan bahwa setiap warganegara berhak untuk mendapatkan kehidupan yang layak dan bermartabat , serta terpenuhi kebutuhan dasarnya , untuk mencapai kehidupan yang sejahtera lahir dan batin. Dalam pasal 34 UUD 1945 disebutkan pula bahwa negara memelihara fakir miskin dan anak-anak terlantar. Bila ditilik secara lebih mendalam maka penanganan fakir miskin merupakan pengejawantahan prinsip-prinsip Pancasila sebagai ideology bangsa Indonesia, khususnya sila kelima yaitu “keadilan social bagi seluruh rakyat Indonesia”.
| Read More... |
Dra. Hj. Soemientarsi Muntoro MSi telah melakukan kunjungan Kerja Perorangan dalam Reses Masa Persidangan IV DPR RI berlangsung dari tanggal 29 Juli sampai dengan 6 Agustus 2011 di Dapil VIII Jawa Timur meliputi Kabupaten Mojokerto, Jombang ,Nganjuk dan Madiun. Dalam kunjungan kerja ini dilakukan peninjauan terhadap kehidupan masyarakat di bidang Agama, Sosial dan Pemberdayaan Perempuan sesuai dengan lingkup kerja Komisis VIII dimana Soemientarsih ditugaskan.
| Read More... |
Oleh : Dra.Hj. Soemientarsi Muntoro, MSi
Tidak dapat dipungkiri bahwa saat ini telah terjadi dekadensi moral dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Budaya globalisasi telah menghanyutkan nilai-nilai luhur yang terkandung dalam falsafah Pancasila. Hal ini ditandai oleh menurunnya sikap, perilaku dan ketaatan pada nilai-nilai dan norma etika bangsa. Budaya globalisasi telah melahirkan kapitalisasi kehidupan dan moneterisasi moral yang sangat merusak kehidupan bangsa.
| Read More... |
Dra. Hj. Soemientarsih Muntoro MSi
Sumpah Pemuda: Satu Nusa , Satu Bangsa dan Satu Bahasa Indonesia, masih relevan untuk digelorakan dalam ruang publik. Momentum Hari Sumpah Pemuda ini dapat digunakan untuk memperbaharui dan memperkuat komitmen kebangsaan kiat. Dan yang tidak kalah pentingnya momentum ini harus pula digunakan untuk memfungsikan lembaga legislative sesuai dengan tugas dan kewajiban nya untuk menyusun produk undang-undang sesuai amanat rakyat dan mengfungsikan Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
| Read More... |
Dra. Hj. Soemientarsi Muntoro MSi telah melakukan kunjungan Kerja Perorangan dalam Reses Masa Persidangan IV DPR RI berlangsung dari tanggal 29 Juli sampai dengan 6 Agustus 2011 di Dapil VIII Jawa Timur meliputi Kabupaten Mojokerto, Jombang ,Nganjuk dan Madiun. Dalam kunjungan kerja ini dilakukan peninjauan terhadap kehidupan masyarakat di bidang Agama, Sosial dan Pemberdayaan Perempuan sesuai dengan lingkup kerja Komisis VIII dimana Soemientarsih ditugaskan.
| Read More... |
Mienmuntoro. Com diluncurkan oleh Dra. Hj. Soemientarsi Muntoro MSi anggota DPR RI Fraksi Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura). Ibu Mien, demikian panggilannya sehari – hari duduk di Komisi VIII DPR RI yang membidangi Agama, Sosial dan Pemberdayaan Perempuan.
| Read More... |
Dibawah ini dirangkum kegiatan Dra. Hj. Soemientarsi Muntoro di Komisi VIII selama Masa Sidang IV, dalam politik nasional dan internasional , kegiatan di MPR RI, komunikasi dengan konstituen dan publikasi di media . Sebagai satu-satunya anggota Komisi VIII dari Fraksi Partai Hanura, Soemientarsih terlibat dalam seluruh kegiatan Komisi VIII baik dalam pembahasan RUU, pembahasan anggaran, serta mengikuti penugasan Komisi untuk melakukan kunjungan kerja ke daerah-daerah dan Luar negeri
| Read More... |
Masalah kemiskinan di negeri ini merupakan masalah besar yang sulit dipecahkan sehingga untuk menyusun pengaturannya dalam sebuah undang-undang memerlukan proses yang seksama agar UU tersebut nantinya representative dan implikatif.
| Read More... |
Ambon rusuh lagi. Pada hari Minggu tanggal 11 September 2026 telah terjadi perang antar kelompok masyarakat di Ambon yang melahirkan kerusuhan berdarah. Kerusuhan ini telah menyebabkan lima jiwa tewas, berberapa mobil hancur dan dibakar, kaca gedung-gedung pecah berantakan.
Konflik social di daerah ini pernah terjadi pada Januari tahun 1999. Kerusuhan saat ini telah merenggut ribuan nyawa dan berbagai tatanan kemasyarakatan. Konflik social saat itu diselesaikan dengan perjanjian Malino, namun sekarang konflik social itu terjadi lagi yang menyunjukkan bahwa proses konsiliasi di daerah itu belum selesai dan akar masalah konflik Ambon sesungguhnya belum tersentuh.
| Read More... |